Deskripsi Pelatihan AI untuk Sistem Manajemen IGD yang Cerdas :
Pelatihan AI untuk Sistem Manajemen Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang Cerdas dirancang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dan pengelola rumah sakit dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung pelayanan gawat darurat yang cepat, tepat, aman, dan efisien. Peserta akan mempelajari konsep dasar AI, analisis data pasien, prediksi tingkat kegawatan, optimalisasi alur pelayanan, serta pengelolaan sumber daya IGD berbasis data. Pelatihan juga membahas integrasi AI dengan sistem informasi rumah sakit, perlindungan data pasien, etika penggunaan teknologi, dan mitigasi risiko. Melalui studi kasus dan simulasi, peserta diharapkan mampu merancang strategi penerapan AI yang mendukung pengambilan keputusan klinis dan operasional secara bertanggung jawab.
Tujuan Pelatihan AI untuk Sistem Manajemen IGD yang Cerdas :
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep, fungsi, dan potensi penerapan kecerdasan buatan dalam sistem manajemen Instalasi Gawat Darurat (IGD).
- Mengidentifikasi peluang pemanfaatan AI untuk mendukung triase, pemantauan kondisi pasien, dan pengambilan keputusan klinis.
- Menerapkan pendekatan berbasis data untuk meningkatkan efisiensi alur pasien, pengelolaan sumber daya, dan mutu pelayanan IGD.
- Menyusun rancangan implementasi AI yang memperhatikan keselamatan pasien, keamanan data, etika, dan tata kelola teknologi rumah sakit.
Rincian Materi Pelatihan :
HARI 1
Sesi 1 08.30–10.00
Topik: Konsep Dasar AI dan Transformasi Digital dalam Pelayanan IGD
- Pengertian AI, machine learning, deep learning, dan generative AI dalam konteks pelayanan kesehatan.
- Peran AI dalam transformasi digital rumah sakit dan peningkatan kualitas layanan IGD.
- Identifikasi permasalahan operasional IGD yang dapat dibantu dengan teknologi AI.
- Studi kasus penerapan AI pada pelayanan gawat darurat, termasuk manfaat dan keterbatasannya
Sesi 2 10.15–12.00
Topik: AI untuk Triase Cerdas dan Dukungan Pengambilan Keputusan Klinis
- Prinsip triase berbasis tingkat kegawatan dan pemanfaatan AI sebagai alat bantu penilaian awal.
- Pemanfaatan data tanda vital, keluhan, dan riwayat pasien untuk identifikasi risiko klinis.
- Sistem pendukung keputusan klinis berbasis AI untuk membantu deteksi dini kondisi kritis.
- Validasi rekomendasi AI, pencegahan bias algoritma, dan peran tenaga medis dalam keputusan akhir.
Sesi 3 13.00–15.00
Topik: Optimalisasi Alur Pasien dan Manajemen Operasional IGD dengan AI
- Analisis waktu tunggu, lama pelayanan, dan perpindahan pasien menggunakan data operasional.
- Prediksi volume kunjungan pasien untuk mendukung perencanaan tenaga medis dan fasilitas.
- Pemanfaatan AI untuk pengelolaan tempat tidur, ruang observasi, alat medis, dan antrean pasien.
- Simulasi pemetaan alur pasien dan identifikasi hambatan pelayanan menggunakan skenario berbasis data.
HARI 2
Sesi 4 08.00–10.00
Topik: Manajemen Data dan Integrasi AI dengan Sistem Informasi Rumah Sakit
- Jenis dan sumber data IGD: rekam medis elektronik, triase, laboratorium, radiologi, dan data operasional.
- Prinsip kualitas data, standardisasi, interoperabilitas, dan kesiapan data untuk penerapan AI.
- Integrasi AI dengan SIMRS, rekam medis elektronik, dan dashboard pemantauan IGD.
- Praktik pemetaan kebutuhan data dan penyusunan rancangan alur integrasi sistem AI di IGD.
Sesi 5 10.15–12.00
Topik: Etika, Keamanan Data, Keselamatan Pasien, dan Tata Kelola AI
- Perlindungan data pasien, kerahasiaan informasi medis, kontrol akses, dan keamanan sistem.
- Prinsip etika AI: transparansi, keadilan, akuntabilitas, dan pencegahan diskriminasi algoritmik.
- Identifikasi risiko kesalahan prediksi, ketergantungan berlebihan pada AI, dan dampaknya terhadap pasien.
- Penyusunan prinsip pengawasan manusia, prosedur eskalasi, serta evaluasi risiko sebelum implementasi.
Sesi 6 15.15–15.45
Topik: Evaluasi Pelatihan dan Rencana Tindak Lanjut Implementasi AI
- Evaluasi pemahaman peserta mengenai konsep dan penerapan AI dalam manajemen IGD.
- Presentasi singkat rancangan solusi AI berdasarkan permasalahan prioritas IGD.
- Penyusunan indikator keberhasilan implementasi, seperti waktu tunggu, efisiensi alur, dan keselamatan pasien.
- Penyusunan rencana tindak lanjut, rekomendasi prioritas, dan komitmen pengembangan sistem AI di rumah sakit.
Metode Pelatihan :
- Ceramah interaktif: penyampaian konsep AI, sistem manajemen IGD cerdas, dan penerapan teknologi kesehatan.
- Diskusi kelompok: pembahasan tantangan nyata pelayanan IGD dan identifikasi peluang penggunaan AI.
- Studi kasus: analisis skenario triase, kepadatan pasien, keterbatasan sumber daya, dan dukungan keputusan klinis.
- Demonstrasi teknologi: pengenalan simulasi dashboard, analisis data, dan alur kerja sistem AI.
- Praktik dan simulasi: latihan pemetaan proses IGD, interpretasi hasil analisis, serta penyusunan rancangan solusi AI.
- Presentasi dan umpan balik: penyampaian hasil kerja kelompok untuk mendapatkan masukan dari fasilitator.
- Evaluasi pembelajaran: tes pemahaman, penilaian hasil tugas, dan refleksi rencana penerapan di tempat kerja.
Target Pelatihan :
- Dokter spesialis kedokteran emergensi, dokter umum IGD, dan tenaga medis yang terlibat dalam pelayanan gawat darurat.
- Perawat IGD, perawat triase, dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam pemantauan serta pengelolaan pasien.
- Kepala IGD, kepala bidang pelayanan medis, manajer rumah sakit, dan tim peningkatan mutu pelayanan.
- Tim teknologi informasi rumah sakit, pengelola SIMRS, analis data, serta petugas rekam medis.
- Tim keselamatan pasien, manajemen risiko, dan pengelola transformasi digital rumah sakit.
Hasil Pelatihan :
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta diharapkan menghasilkan:
- Pemahaman konseptual yang kuat mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung triase, keputusan klinis, dan manajemen operasional IGD.
- Peta peluang penerapan AI yang mengidentifikasi masalah prioritas, kebutuhan data, proses kerja, dan potensi peningkatan efisiensi pelayanan.
- Rancangan awal sistem manajemen IGD cerdas yang mencakup kebutuhan integrasi data, indikator kinerja, pengawasan manusia, serta aspek keamanan dan keselamatan pasien.
- Rencana tindak lanjut implementasi AI yang memuat tahapan prioritas, pembagian peran, indikator evaluasi, dan rekomendasi pengembangan berkelanjutan di rumah sakit.
| Investasi dan fasilitas Metode Pelaksanaan | Harga & Fasilitas |
| Opsi 1 – Pelatihan Online | Training Online Rp. 5.500.000 per peserta.
Minimal kuota 2 peserta dan bisa request tanggal. • Pelaksanaan training selama 2 hari half day (08.00 – 12.00 WIB atau 13.15 – 16.00 WIB) Menggunakan aplikasi Zoom/Google Meet. • Sudah Termasuk : Sertifikat Training Softfile & Hardfile, Pengiriman Sertifikat ke A alamat Peserta, Soft File Materi. • Belum termasuk : PPN 11%.
|
| Opsi 2 –
Pelatihan Offline di Yogyakarta |
Training Offline Rp.7.900.000 per peserta.
• Minimal kuota 3 peserta dan bisa request tanggal. • Pelaksanaan training selama 2 hari full day (08.00 – 16.00 WIB). • Tempat pelaksanaan : • ✓ Hotel El Royale, Yogyakarta ATAU • ✓Hotel Malyabhara, Malioboro,Yogyakarta • Sudah termasuk : Meeting Room, Modul Training, Sertifikat Training, Training Kits, Lunch, Coffee Break, dan Souvenir. • Belum termasuk : Penginapan & Transportasi Peserta Pelatihan, dan PPN 11%.
|
Instruktur
Tim Oemah Training
